Selasa, 11 November 2014

TUGAS AKHIR_JESIKA JULIANA_705140041_KELAS A



Manfaat Membaca untuk Meningkatkan Kretifitas Menulis

Latar Belakang. Pada era globalisalisasi seperti sekarang ini, manusia dituntut untuk dapat  mengikuti perkembangan zaman. Hal itu sangat penting karena apabila kita tidak mengikuti perkembangan zaman, maka manusia tidak akan bergerak ke arah yang lebih maju. Salah satu cara untuk mengikuti perkembangan zaman adalah dengan membaca. Membaca dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita, serta membuka mata kita terhadap dunia luar.
     Seperti yang telah kita ketahui, kita dapat membaca karena adanya buku-buku yang ditulis oleh orang lain. Dengan adanya tulisan dari orang lain, maka kita dapat menambah pengetahuan kita melalui bacaan-bacaan. Dengan itu, maka keterampilan menulis merupakan sesuatu yang penting. Ada banyak hal yang dapat meningkatkan kreatifitas menulis, seperti dengan terus berlatih menulis dan memperkaya wawasan. Artikel singkat ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui apakah membaca dapat meningkatkan kreatifitas menulis manusia.

Pengertian Membaca
     Pengertian Membaca menurut KBBI.
     Membaca adalah melihat serta memahami dari apa yang tertulis dengan lisan atau dalam hati (Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], 2008).
     Pengertian Membaca menurut Para Tokoh.
          Menurut Penulis Antoni Lutfi Arifin. Membaca adalah salah satu cara agar manusia dapat menjelajahi ilmu pengetahuan tentang dunia (Arifin, 2013).
          Menurut Penulis Ismail Kumaryadi. Membaca adalah keterampilan yang kompleks, rumit, serta mencakup dan melibatkan serangkaian keterampilan-keterampilan yang lebih kecil (Kumaryadi, 2008).
Manfaat Membaca. Membaca setidaknya dapatt bermanfaat untuk tiga hal, yaitu: (a) Untuk mengurangi beban pikiran, menurut penelitian yang dialakukan di Universitas Sussex, membaca adalah cara terbaik untuk mengurangi stress; (b) Untuk menambah informasi pengetahuan dan wawasan, pada tingkat sekolah dasar, membaca sangat membantu pertumbuhan bahasa anak; dan (c) Meningkatkan cara berpikir analitis (Arifin, 2013).

Pengertian Menulis
     Pengertian Menulis menurut KBBI. Menulis adalah membuat huruf (angka dsb) dengan pena, pensil, kapur, dsb (KBBI, 2008).
     Pengertian Menulis menurut Para Tokoh.
          Menurut Triemer dikutip dalam Arifin (2013). Menulis adalah “kesempatan” yang memungkinkan penulis mengekspresikan diri, menyampaikan ide, dan menanggapi pendapat orang lain.

Cara yang Dapat dilakukan untuk Meningkatkan Kreatifitas Menulis. Menurut Hernowo, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kreatifitas menulis, yaitu (a) Menulis berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang di alami, (b) Ketika menulis, jangan terlalu memikirkan masalah tata bahasa, ejaan atau struktur kalimat, (c) Tuliskan apapun yang anda ingin tulis, dan (d) Bebaskanlah diri anda, serta menuliskan mengenai emosi dan pikiran terdalam (Herwono, 2004).

Manfaat Membaca untuk Meningkatkan Kreatifitas Menulis. Membaca dapat memberikan berbagai manfaat untuk meningkatkan kreatifitas penulisan. Dengan membaca, kita dapat memiliki berbagai ide atau topik yang akan ditulis. Karena, membaca membuka pikiran kita terhadap dunia luar, sehingga imajinasi dan pikiran kita akan lebih terbuka dengan membaca. Selain itu, membaca dapat melengkapi perbendaharaan kata kita, tentunya dengan perbendaharaan kata yang lebih banyak, kita akan lebih mudah membuat sebuah tulisan. 

Simpulan
     Membaca dapat menambah pengetahuan yang akhirnya membuat manusia bergerak ke arah yang lebih maju. Buku-buku yang selama ini dipakai untuk menjadi sumber pengetahuan kita selama ini berasal dari tulisan. Tanpa tulisan, kita tidak dapat menikmati buku-buku, oleh karena itu, kemampuan menulis dan membaca memiliki korelasi yang tidak dapat dipisahkan. Untuk memiliki kreatifitas menulis yang baik, dibutuhkan pengetahuan yang cukup, hal itu dapat dimiliki dengan membaca buku. Selain itu, membaca buku dapat memperbanyak perbendaharaan kata kita. Oleh karena itu, membaca merupakan hal yang baik dilakukan untuk meningkatkan kreatifitas menulis.


Daftar Pustaka

Arifin, A. L. (2013). Be a reader: Mendulang aksara, meraih makna (hal 2-3). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Arifin, A. L. (2013). Be a writer: Orang sibuk juga bisa nulis. (hal 13-14). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Herwono. (2004). Quantum writing: Cara cepat dan bermanfaat untuk merangsang munculnya potensi menulis  (hal 31-42). Bandung: Mizan Media Utama.
Kusmayadi, I. (2008). Think smart bahasa Indonesia. Jakarta: Grafindo Media Pratama.
Tim Pustaka Phoenix. (2009). Kamus besar bahasa Indonesia (edisi 5). Jakarta: Media Pustaka Phoenix.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar