Sabtu, 20 September 2014

18 September 2014 : Debat 2



Kasus 2 : Pergaulan bebas
Saya tidak menyetujui pergaulan bebas

Pendekatan :
·         Pendekatan empiris :
o   Kebenaran diperoleh melalui pengalaman
o   Banyak remaja yang telah mengalami kerugian dari pergaulan bebas, seperti hamil di luar nikah, terjerat dalam narkoba, dan terlibat kekerasan antar siswa (tawuran)
·         Pendekatan Rasionalisme :
o   Kebenaran diperoleh berdasarkan akal
o   Ketika seorang anak tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tua, anak tersebut akan mencai perhatian di dunia luar, sedangkan dunia luar berisi banyak orang yang tidak baik. Ketika mereka membuat anak tersebut diperhatikan, anak akan merasa betah dengan mereka dan tidak menutup kemungkinan bahwa anak itu akan mengikuti orang orang tesebut ketika berperilaku.
·         Pendekatan Fenomenalisme :
o   Kebenaran berasal  dari pengalaman pengalaman, juga ditambah dengan akal
o   Ketika anak tersebut berada di poisisi dimana ia merasa nyaman dengan dunia luar, ia akan mudah mengikuti arus yanga ada di luar, dan itu bisa membahayakan bagi mereka dan keluarga mereka karena pandangan masyarakat yang telah memberikan stigma negatif, juga beban dari dalam diri sendiri.

Sifat kebenaran :
                    Secara kritis ;
o   Menguji prosesnya
o   Ketika seorang anak tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tua, anak tersebut akan mencai perhatian di dunia luar, sedangkan dunia luar berisi banyak orang yang tidak baik. Ketika mereka membuat anak tersebut diperhatikan, anak akan merasa betah dengan mereka dan tidak menutup kemungkinan bahwa anak itu akan mengikuti orang orang tesebut ketika berperilaku.
                    Secara normatif:
o   Sesuai dengan tolak ukur
o   Norma masyarakat pun tidak menyetujui akan adanya pergaulan bebas, terbukti dengan ketika seseorang ketahuan terlibat dalam pergaulan bebas, masyarakat akan cenderung menjauhi dan mencemoohnya. Meskipun ini berbeda di tiap budaya masyarakat.
                    Secara evaluatif :
o   Apabila teori tersebut bisa bertahan ketika diserang teori lain yang berlainan, apakah teori tersebut dapat bertahan?
o   Ada beberapa pihak yang menyetujui pergaulan bebas karena :
§  Di budaya barat, masyarakat menyetujui pergaulan bebas : Tetapi tidak dengan budaya timur
§  Setiap perbuatan selalu diikuti dengan konsekuensi : Oleh karena itu, dengan menghindari konsekuensi yang buruk, kita harus menjauhi berbuatan yang buruk

Subjek kebenaran :
                    Teori kebenaran korespondensi :
o   subjek dan objek sesuai kebenaran
o   Konsekuensi dari pergaulan bebas itu sangatlah buruk, oleh karena itu, jauhilah pergaulan bebas
                    Teori keebenaran koherensi :
o   ada pendapat dari beberapa subjek
o   sebagian besar masyarakat tidak menyetujui pergaulan bebas, terlhat dari reaksi masyarakat ketika melihat ada orang yang terlibat pergaulan bebas, mereka akan cenderung menjauhi dan menolak.
                    Teori kebenaran pragmatik :
o   ada kegunaannya untuk kehidupan sehari hari
o   Oleh karena konsekuensi yang diberikan masyarakat, maupun beban dari dalam diri sendiri, kita harus menjauhi pergaulan bebas, agar hidup kita menjadi lebih bahagia.
                    Teori kebenaran konsensus :
o   Ada pendapat dari beberapa subjek dan ada alasannya
o   sebagian besar masyarakat tidak menyetujui pergaulan bebas, karena mereka takut apabila mereka berteman dekat dengan orang yang terlibat dengan pergaulan bebas, mungkin anak mereka akan tertular sifat dari orang tersebut.
                    Teori kebenaran semantik :
o   orang tau dengan tepat
o   Pada dasarnya semua orang sudah tau konsekuensi dari pergaulan bebas, tetapi, ketika orang tersebut merasa nyaman dengan kondisinya, mereka akan merasa baik baik saja, meskipun tidak dengan reaksi sekitar mereka.

2 komentar: