Sabtu, 20 September 2014

[TUGAS HARIAN] 19 September 2014 : Critical thinking dan Konfirmasi, Inferensi & Konstruksi teori



CRITICAL THINKING

Berpikir Kritis:
  •  Merasionalisasi kehidupan manusia dan secara hati hati mengamati/ memeriksa proses berpikir sebagai dasar untuk mengklarifikasi dan memperbaiki pemahaman kita tentang sesuatu (Chaffee,1990)
  • Pemeriksaan/ pengamatan atas sesuatu asumsi tentang bukti terbaru dan mengintepretasikan dan mengevaluasi argumen dalam rangka menegakkan kesimpulan atas suatu perspektif baru  (Strader,1992)

Karakeristik berpikir kritis :
  • Rasional, Reasonable, Reflektif : Berdasarkan alasan alasan dan bukti bukti; bukan atas dasar keinginan pribadi
  •  Melibatkan Skepticism yang sehat dan konstruktif : Tidak menerima atau menolak ide ide, kecuali karena mengerti hal tersebut
  •  Otonomi : Berpikir dengan pikiran sendiri, dibandingkan diarahkan oleh anggota grupnya
  • Kreatif : Menciptakan ide ide orisinal dengan cara menghubungkan pemikiran pemikiran dan konsep
  • Adil : tidak berpihak pada suatu seseorang
  • Dapat dipercaya dan dilakukan : Mengatasi masalah dan mengevaluasi kebijakan, tuntutan dan tindakan.

5 model berpikir kritis :
  •  Total recall : kemampuan untuk mengakses pengetahuan dimana pengetahuan merupakan sesuatu yang dipelajari dan disimpan dalam pikiran
  •  Habits : pendekatan berpikir yang diulang ulang dengan sering, sehingga seseorang dapat melakukan sesuatu tanpa harus mencari metode baru
  •  Inquiry : memeriksa isu isu secara mendalam dengan menanyakan hal hal yang terlihat nyata
  • New Ideas and Creativity : Model ini membuat seseorang berpikir melebihi buku sumber (out of the box)
  •  Knowing How You Think : Berpikir tentang bagaimana seseorang berpikir




KONFIRMASI, INFERENSI & KONSTRUKSI TEORI

Konfirmasi
  • penegasan
  • Bertujuan untuk memperkuat fakta
  • Terdiri dari 2 aspek : 
    • Kuntitatif : Untuk memastikan kebenaran, ilmu pengetahuan mengemukakan konfirmasi aspek kuantitatif
    • Kualitatif : Mungkin karena konfirmasi kuantitatif tdk bs dilaksanakan, maka hrs menjalankan konfirmasi kualitatif. Con : wawancara
  •   Hipotesis bertujuan untuk meneguhkan konfirmasi
  •  3 jenis konfirmasi :
    • Decision theory : Apakah konfirmasi tersebut dapat bermanfaat?
    • Estimation theory : Peluang dan probabilitas
    • Reability theory : Apakah teori tersebut dapat di pertanggung jawabkan?

Inferensi
  • Proses pembuatan kesimpulan
  • Diantara banyak teori yang didapat, tariklah kesimpulan
  •  Dari inferensi, bisa muncul teori yang baru, bisa menolak teori yang lama, maupun bisa menerimanya.
  •  Bisa dilakukuan dengan 2 cara :
    • Deduktif : Inferensi Langsung (penarikan langsung dari sebuah pernyataan)dan Inferensi Tidak Langsung/ silogistik (penarikan kesimpula dengan menggunakan dua premis)
    • Induktif
Dua kutub arti teori
  • Kutub 1 : eksperimental, con : hukum Mendel
  •  Kutub 2 : berkwalitas normal, con : teori relativitas einstein
Bagaimana teori berkembang?
  • Animisme : percaya dengan mitos
  •  Ilmu empiris:
    • pengalaman à klasifikasi àpenemuan hubungan à kebenaran
    •  Bisa di prediksi
  • Ilmu teoritis :
    • Buat kerangka pikiran
    •  Dibangun dengan :
      •  abstraksi generalisasi.
      • deduksi probabilistik dan deduksi apriori (spekulatif).

3 model konstruksi teori
  • Model korespondensi: dibuktikan dengan menemukan relevansinya dengan yang lain.
  • Model koherensi: sesuatu dipandang benar bila sesuai dengan moral tertentu. Model ini digunakan dalam pendekatan fenomenologis.
  • Model paradigmatis: Konsep kebenaran ditata menurut pola  hubungan yang beragam, menyederhanakan yang kompleks.

Aliran dalam Konstruksi Teori 
  •  Reduksionisme: teori itu suatu pernyataan yg abstrak, tdk dpt diamati scr empiris, dan tdk dpt diuji langsung.
  •  Instrumentalisme:  teori adalah instrumen bagi pernyataan observasi agar terarah dan terkonstruksi.
  •  Realisme: teori dianggap benar bila real, scr substantif ada,  bukan fiktif.




2 komentar: